<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
>

<channel>
	<title>November 11th</title>
	<link>http://areuichank.blogsome.com</link>
	<description>firman faizal rahman</description>
	<pubDate>Tue, 04 Nov 2008 13:24:48 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>
	<language>en</language>

		<item>
		<title>Ubuntu 8.10 (Intrepid Ibex)</title>
		<link>http://areuichank.blogsome.com/2008/11/04/ubuntu-810-intrepid-ibex/</link>
		<comments>http://areuichank.blogsome.com/2008/11/04/ubuntu-810-intrepid-ibex/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2008 13:23:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>IcH@nK</dc:creator>
		
	<category>Opinion</category>
		<guid>http://areuichank.blogsome.com/2008/11/04/ubuntu-810-intrepid-ibex/</guid>
		<description><![CDATA[	Pada tanggal 30 Oktober 2008, ubuntu resmi mengeluarkan versi terbarunya yakni Intrepid Ibex. Bagi penggemar ubuntu, silahkan menikmati fitur-fitur terbarunya&#8230;
	
	Informasi detailnya bisa kunjungi di situs ubuntu-id

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Pada tanggal 30 Oktober 2008, ubuntu resmi mengeluarkan versi terbarunya yakni <a href="https://lists.ubuntu.com/archives/ubuntu-announce/2008-October/000116.html">Intrepid Ibex</a>. Bagi penggemar ubuntu, silahkan menikmati fitur-fitur terbarunya&#8230;</p>
	<p><img src="http://www.ubuntu-id.org/arsip/intrepid-ibex.png" alt="ubuntu" /></p>
	<p>Informasi detailnya bisa kunjungi di situs <a href="http://www.ubuntu-id.org/news/ubuntu-810-resmi-dirilis">ubuntu-id</a>
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://areuichank.blogsome.com/2008/11/04/ubuntu-810-intrepid-ibex/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>SemPro</title>
		<link>http://areuichank.blogsome.com/2008/10/22/sempro/</link>
		<comments>http://areuichank.blogsome.com/2008/10/22/sempro/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2008 10:09:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>IcH@nK</dc:creator>
		
	<category>Setetes</category>
		<guid>http://areuichank.blogsome.com/2008/10/22/sempro/</guid>
		<description><![CDATA[	Pagi ini pukul 08.00 tepat aku melaksanakan seminar proposal [syarat pengen jadi ST nih], dan ternyata yang menjadi peserta seminar lumayan banyak, kira 17 orang [masuk rekor sempro di elektro brawijaya].
	Meskipun awalnya agak grogi, Alhamdulillah semuanya lancar. Dan aku pun mendapatkan nilai yang siiip&#8230;&#8230;..He3&#8230;.
	Semoga aku bisa menyelesaikan skripsi dengan cepat. Amin&#8230;.

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Pagi ini pukul 08.00 tepat aku melaksanakan seminar proposal [<em>syarat pengen jadi ST nih</em>], dan ternyata yang menjadi peserta seminar lumayan banyak, kira 17 orang [<em>masuk rekor sempro di elektro brawijaya</em>].</p>
	<p>Meskipun awalnya agak grogi, Alhamdulillah semuanya lancar. Dan aku pun mendapatkan nilai yang siiip&#8230;&#8230;..He3&#8230;.</p>
	<p>Semoga aku bisa menyelesaikan skripsi dengan cepat. Amin&#8230;.
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://areuichank.blogsome.com/2008/10/22/sempro/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Lebaran di Jember</title>
		<link>http://areuichank.blogsome.com/2008/10/07/lebaran-di-jember/</link>
		<comments>http://areuichank.blogsome.com/2008/10/07/lebaran-di-jember/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2008 17:36:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>IcH@nK</dc:creator>
		
	<category>Setetes</category>
		<guid>http://areuichank.blogsome.com/2008/10/07/lebaran-di-jember/</guid>
		<description><![CDATA[	Setelah sebulan penuh melaksanakan ibadah puasa [ichank:&#8221;meski belum maksimal sih&#8221;], akhirnya tibalah idul fitri yang merupakan waktu dimana manusia kembali ke fitrah-nya. Semua orang saling minta maaf dan saling memaafkan atas segala kesalahan yang diperbuat.
	Di hari yang fitri itu juga, banyak orang yang saling bertemu dengan keluarga dan kerabat untuk menjalin silaturahmi dan saling bermaaf [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Setelah sebulan penuh melaksanakan ibadah puasa <a href="http://areuichank.blogsome.com/2008/10/07/lebaran-di-jember/">[ichank:&#8221;meski belum maksimal sih&#8221;]</a>, akhirnya tibalah idul fitri yang merupakan waktu dimana manusia kembali ke fitrah-nya. Semua orang saling minta maaf dan saling memaafkan atas segala kesalahan yang diperbuat.</p>
	<p>Di hari yang fitri itu juga, banyak orang yang saling bertemu dengan keluarga dan kerabat untuk menjalin silaturahmi dan saling bermaaf - maafan. Hal yang sama dilakukan oleh aku dan keluargaku sendiri. Seperti biasa, tiap tahun kami berkumpul di tempat tinggal saudara tertua <a href="http://areuichank.blogsome.com/2008/10/07/lebaran-di-jember/">[ichank:&#8221;tepatnya di rumah ibuku nih&#8221;]</a>.</p>
	<p>Untuk keluarga dari ayah, semenjak ayah dan saudara - saudaranya menghadap ke Rahmatullah, kami <a href="http://areuichank.blogsome.com/2008/10/07/lebaran-di-jember/">[ichank:&#8221;saudara dari ayah&#8221;]</a> jarang lagi berkumpul. Sehingga saat lebaran kami hanya berkunjung ke tempat keluaga dari ayah yang sekota saja.</p>
	<p>Lebaran tahun ini, saudaraku yang datang ke rumahku <a href="http://areuichank.blogsome.com/2008/10/07/lebaran-di-jember/">[ichank:&#8221;sebenarnya rumah orangtuaku sih,he3..&#8221;]</a> tidak lengkap seperti tahun lalu. Karena beberapa saudara ada yang berhalangan untuk hadir. Tapi kita semua masih dapat saling &#8216;melepaskan rasa kangen&#8217; sambil bercanda tawa. Dan sangat banyak kejutan dengan munculnya wajah - wajah baru, yakni keponakan - keponakan yang masih lucu dan lugu - lugu.</p>
	<p>Di hari pertama lebaran, setalah solat aku, ibu, dan kakakku sekeluarga berziarah ke makam ayahku, nenekku, kakak dari ibuku, kakak pertamaku, dan kakak ke-2 ku. Setelah itu kita pulang ke rumah dan menerima tamu saja. Beberapa orang yang berkunjung ke rumah, diantaranya saudara bungsu dari ibuku, anak dari adik ke-2 ibuku <a href="http://areuichank.blogsome.com/2008/10/07/lebaran-di-jember/">[ichank:&#8221;ortunya lagi sakit sih&#8221;]</a>, dan beberapa tetangga.</p>
	<p>Hari kedua-nya, yang berkunjung ke rumah adalah adik ke-5 ibuku, anak dari adik ke-6 ibuku <a href="http://areuichank.blogsome.com/2008/10/07/lebaran-di-jember/">[ichank:&#8221;ortunya jauh di pulau sumatera tuh&#8221;]</a>, dan anak dari kakak ke-2 ayahku dan beberapa tetangga serta kerabat dekat.</p>
	<p>Di hari ketiga lebaran,ada pertemuan keluarga <a href="http://areuichank.blogsome.com/2008/10/07/lebaran-di-jember/">[ichank:&#8221;Saudara dari ibuku&#8221;]</a> yang bertempat di rumah Bulek (adik ke-2 ibuku) dan disanalah keluarga besar ibuku berkumpul, yang tidak hadir di acara itu almarhum kakak ibuku, adik ke-3 ibuku, dan adik ke-6 ibuku. Meskipun demikian acaranya masih menimbulkan banyak kesan.</p>
	<p>Hari keempat lebaran ngapain ya?<br />
Beberapa dari saudara ada yang pulang, dan beberapa saudara masih ada yang tinggal di rumahku. Waktunya aku dan kakakku untuk berkunjung ke rumah saudara ayahku yang di jember juga. He3&#8230;</p>
	<p>Hari kelimanya ngapain lagi nih?<br />
Waktunya refreshing. Kita jalan - jalan ke pantai yang disebut taman wisata pasir putih Situbondo. Asik banget disana&#8230;<a href="http://areuichank.blogsome.com/2008/10/07/lebaran-di-jember/">[ichank:&#8221;setelah sekian lama, akhirnya aku merasakan berenang di laut lagi&#8221;]</a>. Sepulang dari sana, kita mampir ke rumah ibu tiri dari ayahku <a href="http://areuichank.blogsome.com/2008/10/07/lebaran-di-jember/">[ichank:&#8221;Kangeen banget, dah 2 tahun ga ketemu&#8221;]</a>. Dan setelah itu kita mampir berziarah ke makam kakekku, kakek buyutku, dan nenek buyutku. Lalu pulang deh..</p>
	<p>Itulah sedikit cerita tentang lebaran tahun ini bersama keluargaku..<br />
Karena saat ini masih bernuansakan Idul Fitri. Saya mengucapkan : &#8220;<strong>Selamat Idul Fitri, Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon maaf lahir dan batin</strong>&#8220;.
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://areuichank.blogsome.com/2008/10/07/lebaran-di-jember/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Web Service dengan SOAP - WSDL</title>
		<link>http://areuichank.blogsome.com/2008/09/20/web-service-dengan-soap-wsdl/</link>
		<comments>http://areuichank.blogsome.com/2008/09/20/web-service-dengan-soap-wsdl/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Sep 2008 23:55:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>IcH@nK</dc:creator>
		
	<category>Opinion</category>
		<guid>http://areuichank.blogsome.com/2008/09/20/web-service-dengan-soap-wsdl/</guid>
		<description><![CDATA[	Di hari libur ini, aku pengen menuliskan sedikit tentang konseptual dari web service (asline judul skripsiku sih  ). Seperti kita ketahui, sudah banyak situs2 terkenal yang menggunakan teknologi web service. seperti : Google dengan API-nya, Amazon dengan Amazon Web Service-nya, dll. (He..He..He..Rada serius dikit).
	Apa web service itu?
A Web service is a software system designed [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Di hari libur ini, aku pengen menuliskan sedikit tentang konseptual dari web service (<em>asline judul skripsiku sih <img src='http://areuichank.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </em>). Seperti kita ketahui, sudah banyak situs2 terkenal yang menggunakan teknologi web service. seperti : <a href="http://www.google.com">Google</a> dengan <a href="http://code.google.com/">API</a>-nya, <a href="http://www.amazon.com">Amazon</a> dengan <a href="http://aws.amazon.com/">Amazon Web Service</a>-nya, dll. (<em>He..He..He..Rada serius dikit</em>).</p>
	<p>Apa <strong>web service</strong> itu?<br />
A Web service is a software system designed to support interoperable machine-to-machine interaction over a network. It has an interface described in a machine-processable format (specifically WSDL). Other systems interact with the Web service in a manner prescribed by its description using SOAP-messages, typically conveyed using HTTP with an XML serialization in conjunction with other Web-related standards. (<em>detailnya : <a href="http://www.w3.org/2002/ws/">disini</a>, akakakakaa&#8230;.</em>).</p>
	<p>Dari definisi diatas, terdapat kata kunci “interaction” dimana memiliki maksud bahwa web service  dapat meng-komunikasi berbagai software dari berbagai mesin maupun platform yang berbeda. Untuk dapat menjalankan fungsi tersebut, sebuah web service memerlukan agen. Agen adalah potongan software atau hardware yang mengirim dan menerima pesan (message). Agen tersebut dapat ditulis dengan berbagai bahasa pemrograman.</p>
	<p>Web service ini didasarkan kepada protokol SOAP, WSDL, dan NuSOAP sebagai SOAP ekstension untuk PHP. Dengan ketiga tool ini, akan diperoleh suatu web service opensource yang dapat digabungkan dengan software opensource lain untuk membangun aplikasi berbasis web yang lengkap.</p>
	<p>Ok&#8230;Kita pilah satu - persatu nih, biar sedikit tampak jelas <img src='http://areuichank.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
	<p><strong>SOAP (Simple Object Access Protocol)</strong><br />
SOAP adalah Lightweight XML-based protocol untuk mempertukarkan struktur informasi antar aplikasi terdistribusi melalui protokol-protokol native semacam HTTP.</p>
	<p>Apa yang dilakukan SOAP?</p>
	<ol>
	<li>menentukan format XML,</li>
	<li>Cara data diproses,</li>
	<li>Menentukan aturan untuk mengenkode, untuk standar dan tipe data yang didefinisikan oleh aplikasi,</li>
	<li>Konvensi yang merepresentasikan remote procedure call, dan response.</li>
	</ol>
	<p>Tiga bagian yang menyusun protokol SOAP,</p>
	<ol>
<li>paket/amplop yang menggambarkan konten pesan dan bagaimana cara untuk menggunakannya,</li>
	<li>Sekumpulan aturan untuk serialisasi pertukaran data antar aplikasi,</li>
	<li>Prosedur yang merepresentasikan remote procedure call, yaitu, cara query dan respon ditampilkan,</li>
</ol>
	<p><strong>WSDL (Web Service Definition Language)</strong><br />
WSDL adalah format XML untuk mendeskripsikan layanan network sebagai sekumpulan endpoint yang beroperasi pada pesan yang berisi informasi berorientasi dokumen, dan informasi berorientasi prosedur. WSDL diperluas supaya dapat menggambarkan endpoint serta pesannya dengan mengabaikan format pesan, protokol jaringan yang digunakan untuk berkomunikasi.</p>
	<p><strong>Arsitektur Web Service</strong><br />
Langkah yang dilakukan untuk mendefinisikan web service :</p>
	<ol>
<li>Pemanggilan web browser yang membuat call procedure pada file WSDL dan klien layanan SOAP (SOAP Service Client),</li>
	<li>klien SOAP Service mengambil method dan parameter untuk membangun kontainer XML; kontainer ini dikirim melalui HTTP sebagai SOAP request,</li>
	<li>server SOAP Service menerima SOAP request; Soap_parser_class mengubah XML container dan menentukan method yang dipanggil serta parameter-parameter method ini,</li>
	<li>method kemudian dieksekusi pada server  serta mengirimkan output,</li>
	<li>hasil/output kemudian dibungkus sebagai XML dan server mengirimkan XML result container sebagai respon untuk request POST oleh Soap_transport_http_class.</li>
	<li>client mengubah XML response container dan mengirimkan hasil ke aplikasi yang memanggilnya.</li>
	<li>aplikasi kemudian memproses hasil.</li>
</ol>
	<p>Seperti itulah sekilas tentang web service dengan SOAP dan WSDL. Mohon maap klo masih banyak kurangnya (<em>sik newbie</em>). Semoga bermanfaat..
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://areuichank.blogsome.com/2008/09/20/web-service-dengan-soap-wsdl/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>XML is&#8230;</title>
		<link>http://areuichank.blogsome.com/2008/09/12/xml-is/</link>
		<comments>http://areuichank.blogsome.com/2008/09/12/xml-is/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Sep 2008 22:17:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>IcH@nK</dc:creator>
		
	<category>Opinion</category>
		<guid>http://areuichank.blogsome.com/2008/09/12/xml-is/</guid>
		<description><![CDATA[	The Extensible Markup Language (XML) is a simple, platform-independent standard for describing data within a structured format. XML is not a language but instead a metalanguage that allows you to create markup languages. In layman’s terms, it allows data to be tagged using descriptive names so both humans and computer applications can understand the meaning [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>The Extensible Markup Language (XML) is a simple, platform-independent standard for describing data within a structured format. XML is not a language but instead a metalanguage that allows you to create markup languages. In layman’s terms, it allows data to be tagged using descriptive names so both humans and computer applications can understand the meaning of different pieces of data.</p>
	<p>For example, reading the following structure, it is easy to understand what this data means :<br />
&lt;state><br />
    &lt;name>Maine&lt;/name><br />
    &lt;capitol>Augusta&lt;/capitol><br />
    &lt;animal>Moose&lt;/animal><br />
    &lt;bird>Chickadee&lt;/bird><br />
    &lt;tree>White Pine&lt;/tree><br />
&lt;/state></p>
	<p>The state capitol of Maine is Augusta. The state animal is the moose, the state bird is the chickadee, and the state tree is the white pine. Although no officially named standard markup language was used for this example, it is still a well-formed XML document. XML offers the freedom of defining your own language to describe your data as needed.</p>
	<p>With these new languages, the number of applications (ranging from document publishing applications to distributed applications) and the number of people and businesses adopting XML continue to grow. One of the most visible XML-based technologies today is the Web service technology, where Web-based applications are able to communicate in a standardized, platform-neutral way over the Internet. As you may have guessed, this is a big reason why XML and Web serviceshave become buzzwords. With almost 30 years of history leading up to its creation, XML may just be what the original pioneers behind generalized markup envisioned.</p>
	<p>Ehm&#8230;Just a little things from me <img src='http://areuichank.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://areuichank.blogsome.com/2008/09/12/xml-is/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Dosakah?</title>
		<link>http://areuichank.blogsome.com/2008/08/24/dosakah/</link>
		<comments>http://areuichank.blogsome.com/2008/08/24/dosakah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Aug 2008 09:19:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>IcH@nK</dc:creator>
		
	<category>Setetes</category>
		<guid>http://areuichank.blogsome.com/2008/08/24/dosakah/</guid>
		<description><![CDATA[	Dosakah..Hati kecil ini, yang slalu tak merasa puas.Dosakah..Mata indah ini, melihat yang tak semestinya.
	Dosakah..Pikiranku ini, yang penuh rasa curiga.Dosakah..Jalan hidup ini, yang tak pernah merasa menyesal.
	Bila memang semua itu&#8230;Dosa besar di mata-Mu,
	Ampunkanlah..Maafkanlah..Sucikanlah..Hamba ini.Yang Pengasih..Yang Penyayang..Kepada-Mu ku memohon.
	Dosakah..Hati kecil ini.
	Dosakah..Mata indah ini.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Dosakah..Hati kecil ini, yang slalu tak merasa puas.<br />Dosakah..Mata indah ini, melihat yang tak semestinya.</p>
	<p>Dosakah..Pikiranku ini, yang penuh rasa curiga.<br />Dosakah..Jalan hidup ini, yang tak pernah merasa menyesal.</p>
	<p>Bila memang semua itu&#8230;Dosa besar di mata-Mu,</p>
	<p>Ampunkanlah..Maafkanlah..Sucikanlah..Hamba ini.<br />Yang Pengasih..Yang Penyayang..Kepada-Mu ku memohon.</p>
	<p>Dosakah..Hati kecil ini.</p>
	<p>Dosakah..Mata indah ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://areuichank.blogsome.com/2008/08/24/dosakah/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Sebuah Pesan Untuk Belajar</title>
		<link>http://areuichank.blogsome.com/2008/08/18/sebuah-pesan-untuk-belajar/</link>
		<comments>http://areuichank.blogsome.com/2008/08/18/sebuah-pesan-untuk-belajar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Aug 2008 05:35:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>IcH@nK</dc:creator>
		
	<category>Setetes</category>
		<guid>http://areuichank.blogsome.com/2008/08/18/sebuah-pesan-untuk-belajar/</guid>
		<description><![CDATA[	Ada yang meniup api untuk membuatnya membara&#8230;
	Dan ada yang meniup api untuk mematikannya&#8230;
	&nbsp;
	Kita semua pernah mengalaminya dan bahkan melakukannya. Mungkin hanya sekedar istilah yang dapat menggambarkan bagaimana kita memilah suatu permasalahan yang sedang kita hadapi. Bukankah setiap orang pasti menemui suatu persimpangan saat melangkah? Entah darimana munculnya persimpangan itu? Atau bahkan tanpa sadar kita sendiri [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Ada yang meniup api untuk membuatnya membara&#8230;</p>
	<p>Dan ada yang meniup api untuk mematikannya&#8230;</p>
	<p>&nbsp;</p>
	<p>Kita semua pernah mengalaminya dan bahkan melakukannya. Mungkin hanya sekedar istilah yang dapat menggambarkan bagaimana kita memilah suatu permasalahan yang sedang kita hadapi. Bukankah setiap orang pasti menemui suatu persimpangan saat melangkah? Entah darimana munculnya persimpangan itu? Atau bahkan tanpa sadar kita sendiri yang membuat persimpangan itu menjadi ada. Itulah hidup dan disanalah kita banyak belajar.</p>
	<p>&nbsp;</p>
	<p>Yang terbaik adalah belajar ketika kita melangkah&#8230;</p>
	<p>Bukanlah melangkah setelah belajar&#8230;</p>
	<p>&nbsp;</p>
	<p>Aku pernah mendengarkan kata - kata itu dari salah satu seorang senior d kampusku. Awal kali aku mendengarnya aku tidak dapat menelaah apa maknanya. Tapi ketika aku menjalani hidupku, aku mulai mengerti akan maksudnya.</p>
	<p>Setiap orang tidak akan langsung memahami suatu hal yang abstrak atau kompleks secara instant, kecuali orang itu dianugerahi kelebihan khusus oleh Sang Kuasa. Pastinya ada proses - proses yang harus dijalani terlebih dahulu. </p>
	<p>&nbsp;</p>
	<p>Melihat, Mempelajari, dan Menderita&#8230;</p>
	<p>&nbsp;</p>
	<p>Mungkin ketiga pilar itulah yang menjadi unsur - unsur psikologis dalam belajar. Dimana melihat mewakili indra atau persepsi akan sesuatu. Mempelajari mewakili suatu pemikiran. Dan menderita mewakili perasaan atau emosi. Yups&#8230;.Setiap kita melakukan sesuatu pasti akan ada resikonya, dan semakin banyak jalan yang kita pilih dan kemudian kita lalui, semakin besar pula resiko yang akan kita hadapi.</p>
	<p>&nbsp;</p>
	<p>Aku hanya ingin menumpahkan apa yang ada pada pikiran dan perasaanku. Semoga bermanfaat&#8230;</p>
	<p>&nbsp;</p>
	<p>Met Ultah Ayah&#8230;</p>
	<p>Aku tidak ingin banyak tahu siapa ayah, tapi aku ingin lebih tau hendak menjadi apa anakmu&#8230; </p>
	<p><em>In Memoriam</em></p>
	<p><em>Drs. H. Moch. Abdul Bari, BBA</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://areuichank.blogsome.com/2008/08/18/sebuah-pesan-untuk-belajar/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Psychosocial</title>
		<link>http://areuichank.blogsome.com/2008/07/29/psychosocial/</link>
		<comments>http://areuichank.blogsome.com/2008/07/29/psychosocial/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jul 2008 20:02:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>IcH@nK</dc:creator>
		
	<category>Opinion</category>
		<guid>http://areuichank.blogsome.com/2008/07/29/psychosocial/</guid>
		<description><![CDATA[	I did my time, and I want out!  So abusive fate!  It doesn&#8217;t cut, this soul is not so vibrant.  The reckoning, the sickening.  Back at your subversion.  Pseudo-sacred sick psycho virgin.  Go to your classes, go dig your graves!  Then fill your mouth with all the money [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><font color="#990033">I did my time, and I want out!<br />  So abusive fate!<br />  It doesn&#8217;t cut, this soul is not so vibrant.<br />  The reckoning, the sickening.<br />  Back at your subversion.<br />  Pseudo-sacred sick psycho virgin.<br />  Go to your classes, go dig your graves!<br />  Then fill your mouth with all the money you would save.<br />  Sinking in, getting smaller again.<br />  undone! It has begun, I&#8217;m not the only one!<br /></font>
<p>  <font color="#990033"><br />  And the reign will kill us all.<br />  Throw ourselves against the wall.<br />  But no-one else can see.<br />  The preservation of the martyr in me.</p>
	<p>  Psychosocial, Psychosocial, Psychosocial.<br />  Psychosocial, Psychosocial, Psychosocial.</p>
	<p>  There are cracks on the road we lay.<br />  From where the devil fell, the secret have gone mad.<br />  This is nothing new, but would we kill it all?<br />  Fate was all we had!<br />  Who needs another mess, we could start over.<br />  Just look me in the eyes and say I&#8217;m wrong!<br />  Now there&#8217;s only emptiness, burn elicit self threat.<br />  I think we&#8217;re done, I&#8217;m not the only one!</p>
	<p>  And the reign will kill us all.<br />  Throw ourselves against the wall.<br />  But no-one else can see.<br />  The preservation of the martyr in me.</p>
	<p>  Psychosocial, Psychosocial, Psychosocial.<br />  Psychosocial, Psychosocial, Psychosocial.</p>
	<p>  Fate! Cannot catch this lie, (Psychosocial)<br />  I&#8217;ve tried to tell you thrice! (Psychosocial)<br />  Your hurtful lies are giving out. (Psychosocial)<br />  Can&#8217;t stop the killing, I can&#8217;t help it. (Psychosocial)<br />  If it&#8217;s something secret. (Psychosocial)<br />  Is this what you want? (Psychosocial)<br />  I&#8217;m not the only one!</p>
	<p>  And the reign will kill us all.<br />  Throw ourselves against the wall.<br />  But no-one else can see.<br />  The preservation of the martyr in me.</font>            </p>
	<p>&nbsp;</p>
	<p>Lagi - lagi tentang lirik lagu nih, he..he..he..</p>
	<p>Tapi lirik lagu yang satu ini merupakan karya terbaru dari band metal yang merupakan idolaku. Dan fenomena yg diceritakan dalam lirik itu bukanlah hanya sekedar pendapat aja kan? Cobalah liat disekitar kita.  </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://areuichank.blogsome.com/2008/07/29/psychosocial/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Syair tentang Manusia</title>
		<link>http://areuichank.blogsome.com/2008/07/27/syair-tentang-manusia/</link>
		<comments>http://areuichank.blogsome.com/2008/07/27/syair-tentang-manusia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Jul 2008 10:29:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>IcH@nK</dc:creator>
		
	<category>Opinion</category>
		<guid>http://areuichank.blogsome.com/2008/07/27/syair-tentang-manusia/</guid>
		<description><![CDATA[	Sedikit ngerti ngaku udah paham, Kerja sedikit maunya kelihatan, Otak masih kaya &lsquo;TK, Kok ngakunya Sarjana, Ngomong-ngomongin orang, Kaya udah jagoan&hellip;
	Hak manusia ingin bicara, Hak manusia ingin bernyanyi, Kalau sumbang janganlah didengarkan, Kalau merdu ikutlah bernyanyi, Jangan ngelarang-larang, Jangan banyak komentar, Apalagi menghina..
	&nbsp;
	Lirik diatas merupakan lirik lagu dari salah satu band favoritku, tapi kalo kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><em>Sedikit ngerti ngaku udah paham, Kerja sedikit maunya kelihatan, Otak masih kaya &lsquo;TK, Kok ngakunya Sarjana, Ngomong-ngomongin orang, Kaya udah jagoan&hellip;</em></p>
	<p><em>Hak manusia ingin bicara, Hak manusia ingin bernyanyi, Kalau sumbang janganlah didengarkan, Kalau merdu ikutlah bernyanyi, Jangan ngelarang-larang, Jangan banyak komentar, Apalagi menghina..</em></p>
	<p>&nbsp;</p>
	<p>Lirik diatas merupakan lirik lagu dari salah satu band favoritku, tapi kalo kita menyimak lagi tentang makna dari setiap kata - kata dari penggalan lirik tersebut. Sempatkah kita mempertanyakannya pada diri kita sendiri. Minimal bercermin diri apakah kita pernah menjadi orang yang dibicarakan dalam lirik lagu itu. Ataukah kita sedang menjadi orang yang ada di setiap kata - kata lirik lagu itu.</p>
	<p>Dan&#8230;.Lihatlah disekeliling kita, apakah ada orang - orang yang mirip dengan lirik lagu yang berjudul <strong>&quot;Tong Kosong&quot; </strong>itu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://areuichank.blogsome.com/2008/07/27/syair-tentang-manusia/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Kelas Akselerasi</title>
		<link>http://areuichank.blogsome.com/2008/06/24/kelas-akselerasi/</link>
		<comments>http://areuichank.blogsome.com/2008/06/24/kelas-akselerasi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jun 2008 05:14:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>IcH@nK</dc:creator>
		
	<category>Opinion</category>
		<guid>http://areuichank.blogsome.com/2008/06/24/kelas-akselerasi/</guid>
		<description><![CDATA[	Saat browsing di pagi ini, tak sengaja saya menemukan sebuah artikel yang menarik tentang Acceleration Class atau disebut juga dengan kelas excellent. Disamping memiliki kelebihan dan keuntungan dalam pelaksanaannya, ternyata program ini juga mimiliki sisi negatif. Berikut cuplikan dari situs yang telah baca tersebut.
	Sumber : http://murniramli.wordpress.com/2008/05/22/kelas-excellent/
	Kelas excellent adalah kelas yang berisikan anak-anak unggul dari segi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Saat browsing di pagi ini, tak sengaja saya menemukan sebuah artikel yang menarik tentang <em>Acceleration Class</em> atau disebut juga dengan kelas excellent. Disamping memiliki kelebihan dan keuntungan dalam pelaksanaannya, ternyata program ini juga mimiliki sisi negatif. Berikut cuplikan dari situs yang telah baca tersebut.</p>
	<p>Sumber : <a href="http://murniramli.wordpress.com/2008/05/22/kelas-excellent/" target="_self">http://murniramli.wordpress.com/2008/05/22/kelas-excellent/</a></p>
	<p>Kelas excellent adalah kelas yang berisikan anak-anak unggul dari segi akademik atau kemampuan nalar. Kelas ini dalam istilah yang lain sering disebut kelas akselerasi. Materi belajarnya menurut seorang guru di sebuah SMP yang pernah saya wawancarai, pada prinsipnya sama dengan kelas reguler tetapi lebih dipercepat dan diperkaya dari segi isinya. </p>
	<p>Beberapa pakar menolak keberadaan kelas akselerasi atau kelas excellent dengan alasan bahwa pendidikan dari segi isinya harus dibuat equal, artinya semua siswa berhak mendapatkannya. Dengan pengelompokkan semacam ini maka siswa sudah mulai dikenalkan dengan adanya perbedaan antara yang berotak brilian dengan yang berotak cerdas. Tentu saja secara psikologis ada dampak negatif yang akan muncul.</p>
	<p>Tetapi kenapa sebenarnya muncul ide pengelompokan ? Saya mencoba melihatnya dari kaca mata neo liberalisme. Dengan berubahnya paradigma pengelolaan pelayanan publik di tahun 1970an, yaitu dari konsep yang menghamburkan uang kepada konsep menghemat budget, dari konsep sentralisasi menjadi konsep desentralisasi, dan dari konsep pendidikan berorientasi anak menjadi pendidikan yang berorientasi pasar, maka sekolah-sekolah menjadi alat ekonomi.</p>
	<p>Fungsi sekolah adalah sebagai produsen industri dalam menyediakan tenaga kerja. Yang karenanya, lulusan sekolah pun harus melewati standardisasi yang dibuat oleh pakar ekonomi, dan bukan pakar pendidikan. Sama seperti di Indonesia, di beberapa sekolah di Amerika, guru-guru pun ditekan untuk mengajarkan materi belajar sesuai dengan bahan ujian standardisasi. Mereka dipaksa untuk memperoleh nilai bagus agar dengan hasil itu kepercayaan publik meningkat. Tetapi siapa sebenarnya yang membuat publik setuju dengan konsep standardisasi ? Lagi-lagi pakar ekonomi (ini menurut Hursh).</p>
	<p>Kelas excellent adalah juga untuk memenuhi permintaan pasar. Anak-anak yang dipaksa untuk menggunakan talenta kecerdasannya untuk memenuhi keinginan beberapa pihak tertentu yang menginginkan sekelompok Einstein baru lahir dari sekolah-sekolah dasar dan menengah. Mereka-merekalah yang kelak akan dididik di universitas bergengsi untuk menjadi pekerja di perusahaan bergengsi pula. Hursh bahkan menyebutkan bahwa pasca Fordism, terlihat nyata kolaborasi antara pemerintah, sekolah (Perguruan Tinggi) dan perusahaan.</p>
	<p>Sayangnya anak-anak yang cerdas secara akademik itu seharusnya dididik pula untuk menjadi manusia normal. Seperti kata McNeil yang dikutip oleh Hursh, bahwa peran siswa sebagai kontributor utama di dalam proses belajar mengajar, yaitu sebagai pemikir, manusia biasa yang mempunyai pengalaman hidup dan keseharian yang seharusnya digali dan dicernanya di ruang kelas dengan bimbingan guru, menjadi tidak bermakna apa-apa dengan program yang mengejar standard excellent.</p>
	<p>Saya berpendapat bahwa penamaan kelas excellent seharusnya diberikan untuk kelas yang siswanya mengalami kesulitan dan kelambatan dalam pemahaman atau kelas rata-rata, yang dengan kepandaian dan kebijaksanaan pengajaran guru-gurunya bisa membawa semua anak merasakan nikmatnya menjadi orang terdidik.</p>
	<p>Kelas excellent harus memberikan materi pelajaran hidup, yang mengantarkan siswa untuk menjadi manusia yang berkembang fisik, jiwa/naluri dan akalnya. Dan untuk keperluan ini siswa tidak perlu dipaksa mengikuti segala tetek bengek standardisasi achievement, tetapi dia dianggap sudah mengikuti pendidikan yang terstandar, memadai untuk keperluan hidup selanjutnya.</p>
	<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://areuichank.blogsome.com/2008/06/24/kelas-akselerasi/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Tour de Sylva</title>
		<link>http://areuichank.blogsome.com/2008/06/23/tour-de-sylva/</link>
		<comments>http://areuichank.blogsome.com/2008/06/23/tour-de-sylva/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2008 12:00:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>IcH@nK</dc:creator>
		
	<category>Setetes</category>
		<guid>http://areuichank.blogsome.com/2008/06/23/tour-de-sylva/</guid>
		<description><![CDATA[	Part I : Lagi makan bareng di perjalanan 
	
	Part II : Lagi santai - santai di Acara Persepsi 
	
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Part I : Lagi makan bareng di perjalanan </p>
	<p><a href="http://areuichank.blogsome.com/wp-admin/images/makan.jpg" title="Makan - Makan"></a><img height="338" border="0" width="450" title="Makan di Perjalanan" alt="Makan di Perjalanan" src="http://areuichank.blogsome.com/wp-admin/images/makan.jpg" /></p>
	<p>Part II : Lagi santai - santai di Acara Persepsi </p>
	<p><a href="http://areuichank.blogsome.com/wp-admin/images/resepsi.jpg" title="Pose Resepsi"></a><img height="338" border="0" width="450" title="Pose di Resepsi" alt="Pose di Resepsi" src="http://areuichank.blogsome.com/wp-admin/images/resepsi.jpg" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://areuichank.blogsome.com/2008/06/23/tour-de-sylva/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
	</channel>
</rss>
